• Kelahiran Nabi Pembawa Rahmat

    Tanah-tanah di sekitar kawasan Mekkah yang kering menjadi subur, pohon-pohon menjadi rimbun dan berbuah lebat.

  • 10 Alasan Kuat Nikah Muda

    Saya melakukan survey pada beberapa orang yang begitu menggebu dalam ambisinya untuk nikah muda

  • Akhlak Pribadi Muslim

    Iman tidak akan membuahkan hasil tanpa akhlak, bahkan Nabi SAW mengabarkan bahwa tujuan besar kebangkitan beliau adalah untuk menyempurnakan akhlak

NZMETAL.biz PENIPU

Bisnis online semakin menjadi ladang tersendiri bagi sebagian orang. Bukan hanya sebagai ladang informasi, bukan hanya sebagai ladang ilmu, bukan hanya sebagai ladang free download, tetapi juga sebagai ladang penghasilan. Anda tentunya sudah paham dengan ladang penghasilan, YA, tempat meraup uang, meraup DOLLAR!

Saya akan ajarkan anda cara menghasilkan uang dengan mudah lewat nzmetal.biz. Cara ini sudah saya buktikan sendiri. Saya daftar bulan agustus 2013 yang lalu. Dan sekarang saya sudah bisa withdraw senilai lebih dari $900. Awal saya mendaftar, saya berinvestasi di nzmetal.biz sebanyak $500. Bagi saya, ini tidak masalah karena saya mempunyai misi yang jelas, yaitu meraup keuntungan yang sebesar-besarnya dari perusahaan yang beralamat di 149 Fitzherbert Avenue,  Palmerston North 4410,  New Zealand (3 Blocks from Hotel Coachman). Dan terbukti, saya sekarang sudah bisa balik modal dan juga dapat DOLLAR lebih dari yang saya investasikan.


Bagi anda yang tertarik meraup dollar dari nzmetal.biz langsung saja jangan ragu klik link di bawah ini:

 

Dan akhir kata dari saya, sukses untuk kita semua!

Pembagian Warisan

Harta peninggalan yang boleh dibagi sebagai warisan
Dalam Islam telah ditetapkan, baik laki0laki maupun perempuan berhak mendapatkan warisan. Masing-masing dari mereka akan menerima warisan menurut ketentuan yang telah ditetapkan oleh hukum Islam.
Harta yang ditinggalkan oleh seseorang yang meninggal dunia tidak sepenuhnya akan menjadi harta warisan. Harta tersebut belum bisa dibagikan kepada ahli waris sebelum selesai beberapa ketentuan yang menyangkut dengan diri mayat itu.


Sebelum harta warisan dibagikan kepada ahli waris, harta itu harus dikeluarkan untuk kepentingan di bawah ini:
1.       Membayar kewajiban si mayat ketika hidupnya, misalnya zakat dan lain-lain.
2.       Keperluan untuk tahjiz mayat, misalnya membeli kain kafan, ongkos menggali kubur, membeli wangi-wangian dan lain-lain.
3.       Membayar hutang-hutang mayat yang dilakukan saat ia hidup.
4.       Menyelesaikan wasiat dari mayat dari harta peninggalannya itu.. disyaratkan wasiat itu tidak boleh lebih dari sepertiga dari hartanya.

Cara membagi warisan kepada anak, ayah, ibu, suami / istri
Ketentuan tentang cara membagi warisan telah dijelaskan di dalam Al Quran dan Al Hadits. Sebenarnya, harta warisan yang dapat menerima pusaka itu ada 15 orang dari pihak laki-laki dan 10 orang dari pihak perempuan. Tetapi jika ada seseorang yang lebih berhak maka mereka tersebut tidak dapat warisan.
Adapun orang yang lebih berhak menerima harta warisan adalah:

-          Anak laki-laki
Anak laki-laki berhak mendapat warisan sebanyak sisa harta, setelah dibagi kepada ahli waris lain yang berhak. Jika ia bersama-sama dengan anak perempuan, maka bagian setiap anak laki-laki adalah 2x bagian setiap anak perempuan.

-          Anak perempuan
Anak perempuan jika sendirian maka ia berhak memperoleh setengah bagian dari harta warisan. Jika terdiri dari dua orang atau lebih mereka bersama-sama memperoleh 2/3 bagian. Jika ia bersama-sama dengan anak laki-laki, maka bagian setiap anak perempuan adalah setengah dari bagian anak laki-laki.

-          Ayah
Ayah berhak mendapat 1/6 bagian dari harta warisan. Jika ia bersama-sama dengan anak perempuan, ia mendapat bagian 1/6 ditambah sisa harta setelah dibagi kepada ahli waris yang berhak.

-          Ibu
Ibu berhak mendapatkan 1/3 bagian jika yang meninggal tidak ada anak. Jika ada anak, bagian ibu adalah 1/6 bagian.

-          Suami
Jika yang meninggal tidak punya anak, suami mendapat setengah bagian dari harta warisan, tapi jika mempunyai anak, bagian suami adalah 1/4 bagian.

-          Istri

Jika yang meninggal tidak mempunyai anak, istri mendapat 1/4 bagian dari harta warisan, tapi jika mempunyai anak, istri mendapat 1/8 bagian.

Anda belum membaca takziah dan ziarah kubur?

Takziah dan Ziarah Kubur

Apa yang dimaksud dengan takziah dan ziarah kubur? Kedua hal tersebutlah yang akan diulas pada postingan ini. Namun sebelmnya, pembaca silakan ikuti juga artikel tentang kewajiban terhadap jenazah.

Takziah adalah datang berkunjung untuk menghibur seeorang yang sedang mendapatkan musibah, dalam hal ini adalah musibah karena kehilangan seorang anggota keluarganya yang meninggal.

Melaksanakan takziah hukumnya ialah sunat. Takziah itu dianjurkan oleh agama, karena takziah merupakan nilai kemanusiaan yang amat besar.



Seseorang yang kehilangan anggota keluarganya sudah barang tentu merasa sedih dan menanggung pilu. Maka sudah sepantasnya bagi masyarakat untuk datang berkunjung guna menghibur, menyatakan bela sungkawa, dan berduka cita. Selain itu masyarakat juga sepantasnya mendoakan mayat agar mendapatkan tempat yang baik di akhirat.

Mengantarkan jenazah ke kuburan merupakan bagian dari takziah. Adapun rangkaian takziah sendiri antara lain:
-          Menghibur keluarga mayat
-          Shalat jenazah
-          Mengantar jenazah sampai pemakaman hingga selesai
-          Mengantar makanan kepada keluarga mayat
Selain hal di atas, setelah mayat dikubur, kita masih disunahkan takziah di rumah orang yang terkena musibah tadi. Batas waktu takziah adalah tiga hari setelah meninggal dunia.

Ziarah kubur
Ziarah kubur adalah sunat bagi laki-laki dan makruh bagi perempuan karena mereka memiliki sifat lemah, perasa, dan mudah timbul rasa pilu dan sedih.
Pada permulaan Islam Nabi Muhammad SAW melarang menziarahi kubur baik bagi laki-laki maupun perempuan. Hal tersebut dilakukan karena dikhawatirkan sifat orang jahiliyah akan terbawa saat ziarah kubur.


Orang jahiliyah melakukan ziarah kubur karena mereka menganggap kuburan itu sebagai tempat keramat, memuja, dan memohon restu. Perbuatan tersebut dikategorikan syirik, maka dari itu Rasulullah melarang.

Kewajiban Terhadap Jenazah

Apabila seorang muslim meninggal dunia, maka diwajibkan bagi muslim yang lain untuk menyelenggarakan tahjiz mayit, berdasarkan aturan dalam Islam. Hukum tahjiz mayit adalah fardlu kifayah, yaitu kewajiban yang ditujukan kepada orang banyak tapi jika telah dikerjakan oleh sebagian dari mereka, kewajiban yang lain telah gugur.


Adapun kewajiban tersebut ialah:

A.      Memandikan jenazah
Cara memandikan jenazah yaitu:
1.       Mayat dibaringkan di tempat yang agak tinggi dan bersih kemudian diselimuti dengan kain kafan.
2.       Mayat ditempatkan di ruangan yang terlindung dari pandangan orang banyak dan ditutupi agar auratnya tidak terlihat.
3.       Dibersihkan kotorannya dan najisnya  terlebih dulu di badannya.
4.       Dimandikan menggunakan air dingin. Namun jika diperlukan bisa dengan air hangat, agar kotoran cepat hilang.
5.       Dimulai dengan lambung sebelah kanan, pindah ke lambung kiri. Juga dimulai dari kuduk hingga ke punggung sampai ke ujung kaki.
6.       Sunah untuk mencampur air mandi dengan wangi-wangian atau memakai sabun. Pada siraman terakhir menggunakan kapur barus serta harum-haruman.
7.       Diwudhukan.

B.      Mengkafani jenazah
Dalam mengkafani hendaklah dilakukan sebaik mungkin, menggunakan kain yang baru dan bersih, walaupun tidak dengan kain yang mahal.
Cara mengkafani jenazah:
1.       Bentangkan kain yang bersih dan ditaburi dengan wangi-wangian, berupa kembang dan kapur barus yang telah dihaluskan.
2.       Mayit dibungkus seluruh badannya dengan kain kafan. Jika mayitnya laki-laki, dibungkus dengan tiga lapis. Jika wanita dibungkus dengan lima lapis termasuk kerudung dan bajunya.
3.       Ketika mayit diletakkan di atas kain yang telah diberi harum-haruman tersebut, semua rongga di badannya terbuka, ditutup dengan kapas.
4.       Kedua tangannya diletakkan di atas ujung dada. Tangan kanan di atas tangan kiri.

C.      Menshalatkan jenazah
Sebelum mayat dimakamkan, maka wajib untuk dishalatkan dulu. Cara shalat jenazah ialah setelah dikafani mayat ditempatkan di depan orang yang akan menshalatkan, kepala di sebelah utara kaki di selatan.
Imam berdiri setentang kepala jika mayat laki-laki, sedang jika wanita maka setentang pusar. Shalat jenazah terdiri dari empat takbir sambil berdiri, oleh karena itu shafnya rapat.

D.      Menguburkan jenazah

Cara menguburkan jenazah: umumnya kuburan dibuat dengan menggali tanah yag panjangnya sekitar 2 meter. Dalamnya kuburan kira-kira tidak bisa dibongkar oleh binatang buas yaitu sekitar 1,5 sampai 2 meter.

Itulah tadi kewajiban terhadap jenazah. Silakan pembaca mengunjungi laman pokok-pokok akhlak islami.

Pokok-pokok Akhlak Islami

Postingan pokok-pokok akhlak islami ini merupakan kelanjutan dari postingan sebumnya yakni akhlak pribadi muslim. tidak usah panjang lebar mari kita langsung bahas mengenai topik yang sangat ditunggu-tunggu.



 Berlaku benar
Sifat benar adalah akhlak Islam yang diperintahkan Allah kepada seorang muslim, Allah berfirman dalam QS At Taubah ayat 119. “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan jadilah kamu bersama-sama orang yang benar”.

 Jujur menunaikan amanah
Menunaikan amanah kepada ahlinya adalah akhlak Islam yang diperintahkan Allah kepada setiap muslim. Nabi Muhammad SAW dahulu dikenal di kalangan kaumnya dengan gelar “Al Amin” (orang yang jujur). Oleh sebab itu mereka selalu mempercayakan harta mereka kepadanya.

 Menepati janji
Di antara akhlak Islam yang agung adalah menepati janji. Allah berfirman yang artinya, “Dan tepatilah janji, karena janji itu akan diminta pertanggungjawabannya”. (QS Al Isra: 34). Menyalahi janji merupakan salah satu sifat orang munafik.

Tawadhu (merendahkan diri)
Di antara akhlak islami yang mesti diperhatikan oleh seorang muslim adalah sifat tawadhu kepada sesama muslim baik yang kaya mupun miskin.

 Berbakti kepada orang tua
Berbakti kepada ibu bapak merupakan akhlak mulia, karena keduanya memiliki hak yang sangat besar pada anak-anaknya, selain hak kepada Allah. Berbakti kepada orang tua adalah fardhu ‘ain menurut kesepakatan kaum muslimin, bukan sekedar pelengkap dan anjuran semata.

Menyambung silaturahmi
Memutus tali silaturahmi dapat menyebabkan pelakunya dilaknat dan terhalang masuk surga.

 Berlaku baik kepada tetangga
Tetangga adalah orang yang tinggal di samping rumah kita. Yang paling berhak mendapatkan kebaikan adalah yang paling dekat dengan rumah kita. Seorang tetangga tetap punya hak ketetanggaannya meskipun ia kafir.

 Memuliakan tamu
Memuliakan tamu adalah akhlak yang  dianjurkan islam. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW, “siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat hendaklah memuliakan tamunya”. (Mutafaqun Alaihi).

Pemurah dan dermawan
Allah memuji orang yang suka berinfak lagi pemurah dan dermawan dalam QS Al Baqarah ayat 262.

 Penyantun dan sabar
Di antara akhlak islami adalah penyantun, penyabar, pemaaf, dan merelakan kesalahan orang lain serta mau menerima permohonan maaf orang yang mengakui kesalahannya.

 Mendamaikan manusia
Mendamaikan manusia adalah akhlak yang agung serta dapat menebarkan cinta, kedamaian, dan semangat saling membantu sesama manusia.

 Sifat malu
Sifat malu adalah akhlak islami yang mengajak mencapai kesempurnaan dan keutamaan serta menghalangi dai sifat-sifat rendah dan kekejian.

 Kasih sayang
Di antara akhlak Islam adalah kasih sayang yang sudah lenyap dari banyak jiwa manusia, sehingga hati mereka keras bagaikan batu atau bahkan lebih keras lagi.

 Berlaku adil
Berlaku adil bisa membuat jiwa menjadi tenang, selain itu juga menimbulkan keamanan dalam masyarakat, segala macam bentuk kejahatan pun akan terhapus berkat keadilan.

 Menjaga kesucian diri
Hal ini dapat mengawal kehormatan dari percampuran keturunan.


Itulah tadi akhlak-akhlak Islam, tak satupun yang tidak dapat diterima, bahkan ia merupakan budi pekerti yang mulia. Sampai berjuma lagi di postingan mutiara islam selanjutnya.

Akhlak Pribadi Muslim

Selamat datang di blog Mutiara Islam. Sudahkah anda membaca posting sebelumnya tentang akibat maksiat? baik, postingan kita sekarang akan mendiskusikan perihal akhlak pribadi muslim. Ini saya ambilkan dari tulisan Dr. Adil Asy Syiddiy dan Dr. Ahmad Al Mazyad yang diterjemahkan oleh penerbit Daar Al Wathan.

Syariah islam adalah syariah yang sempurna yang menekankan pada pembinaan pribadi yang islami pada segala aspeknya, antara lain yang sangat diperhatikan Islam adalah dari segi sifat, akhlak dan etika. Sampai-sampai menjadikan akidah dan akhlak sebagai suatu ikatan yang kuat, sebagaimana yang disabdakan Nabi SAW: “Orang yang paling sempurna adalah orang yang paling baik akhlaknya”. (HR Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzy).



Iman akan direfleksikan dalam bentuk akhlak. Iman tidak akan membuahkan hasil tanpa akhlak, bahkan Nabi SAW mengabarkan bahwa tujuan besar kebangkitan beliau adalah untuk menyempurnakan akhlak-akhlak yang mulia.

Oleh sebab itu Allah menyanjung Nabi Muhammad SAW dengan akhlak yang baik, hal ini diungkapkan dalam QS Al Qolam: 4. Budi pekerti seperti ini tidak akan kita temukan apabila kita melihat fenomena konsep-konsep dan teori bikinan manusia yang hanya berlandaskan pada materialisme serta asas manfaat dan ke[entingan semata.

Islam telah mengukir lukisan yang indah tentang apa yang mesti dilakukan oleh seorang muslim dalam berinteraksi dengan Allah, dengan Rasulullah, dengan orang lain, bahkan dengan diri kita sendiri.
Setiap kali seorang muslim mengapresiasikan budi pekerti islami dalam diri dan tingkah lakunya, semakin dekatlah ia kepada kesempurnaan yang dicita-citakan yang dapat memicunya untuk semakin bernilai dan semakin dekat dengan Allah.

Sebaliknya, bila ia semakin jauh dengan budi pekerti dan etika islami, maka pada hakikatnya ia semakin jauh dari ruh dan sistem dasar Islam, sehingga ia menjadi manusia robot yang tiada memiliki ruh dan perasaan.

Ibadah-ibadah dalam Islam sangatlah erat kaitannya dengan akhlak. Setiap bentuk akhlak yang utama akan terekspresikan dalam ibadah. Contohnya ialah shalat, Allah telah menjelaskan bahwa kelakuan keji dan mungkar dapat dicegah dengan shalat. Ini sudah barang tentu berpengaruh dalam menyucikan jiwa.